Cara Mengevaluasi Kesenjangan antara Kebutuhan dan Ketersediaan ASN

Kesenjangan antara kebutuhan dan ketersediaan ASN yang unggul dalam menduduki posisi strategis di birokrasi adalah perbedaan antara kompetensi yang dibutuhkan dan kompetensi yang dimiliki oleh ASN untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya di birokrasi¹. Kesenjangan ini dapat mengurangi prinsip merit dalam rekrutmen, pengembangan karir, penilaian, insentif, dan disiplin ASN. Kesenjangan ini juga dapat menyebabkan ASN yang tidak memiliki kualifikasi, keterampilan, dan pengetahuan yang sesuai dengan jabatan dan tugasnya di birokrasi. Kesenjangan ini juga dapat menyebabkan ASN yang memiliki kualifikasi, keterampilan, dan pengetahuan yang sesuai dengan jabatan dan tugasnya di birokrasi tidak mendapatkan kesempatan yang optimal untuk berkembang dan berprestasi dalam birokrasi.

Untuk mengevaluasi kesenjangan antara kebutuhan dan ketersediaan ASN yang unggul dalam menduduki posisi strategis di birokrasi, perlu dilakukan beberapa langkah, yaitu:

Melakukan analisis jabatan (ANJAB)

ANJAB adalah proses untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan tugas, tanggung jawab, kewenangan, hubungan kerja, dan syarat jabatan yang diperlukan untuk setiap jabatan di birokrasi². ANJAB dapat membantu dalam menentukan kompetensi yang dibutuhkan untuk setiap jabatan di birokrasi. Kompetensi adalah kemampuan yang dimiliki oleh ASN untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik dan benar³. Kompetensi terdiri dari pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang relevan dengan jabatan³. ANJAB dapat dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, kuesioner, atau kombinasi dari ketiganya².

Melakukan analisis beban kerja (ABK)

ABK adalah proses untuk mengukur jumlah dan jenis pekerjaan yang harus dilakukan oleh ASN dalam suatu periode waktu tertentu⁴. ABK dapat membantu dalam menentukan jumlah ASN yang dibutuhkan untuk setiap jabatan di birokrasi. Jumlah ASN yang dibutuhkan adalah jumlah ASN yang ideal untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan efektif dan efisien⁴. ABK dapat dilakukan dengan menggunakan metode work sampling, work measurement, work load indicator, atau kombinasi dari ketiganya⁴.

Melakukan peta jabatan

Peta jabatan adalah gambaran mengenai struktur organisasi, fungsi, dan hubungan kerja antara jabatan di birokrasi. Peta jabatan dapat membantu dalam menentukan posisi strategis yang harus diisi oleh ASN yang unggul di birokrasi. Posisi strategis adalah jabatan yang memiliki peran penting dalam menentukan arah, kebijakan, dan kinerja birokrasi. Peta jabatan dapat dibuat dengan menggunakan metode organisasi chart, job family, job ladder, atau kombinasi dari ketiganya.

Melakukan analisis kompetensi ASN

Analisis kompetensi ASN adalah proses untuk mengukur dan menilai kompetensi yang dimiliki oleh ASN yang menduduki jabatan di birokrasi. Analisis kompetensi ASN dapat membantu dalam mengetahui ketersediaan ASN yang unggul di birokrasi. ASN yang unggul adalah ASN yang memiliki kompetensi yang sesuai atau melebihi standar yang ditetapkan untuk jabatan dan tugasnya di birokrasi. Analisis kompetensi ASN dapat dilakukan dengan menggunakan metode tes, wawancara, assessment center, atau kombinasi dari ketiganya.

Melakukan perbandingan antara kebutuhan dan ketersediaan ASN yang unggul dalam menduduki posisi strategis di birokrasi.

Perbandingan ini adalah proses untuk mengidentifikasi dan mengukur kesenjangan antara kebutuhan dan ketersediaan ASN yang unggul dalam menduduki posisi strategis di birokrasi. Perbandingan ini dapat membantu dalam mengetahui seberapa besar kesenjangan yang ada dan apa penyebabnya. Perbandingan ini juga dapat membantu dalam merumuskan strategi dan rencana aksi untuk mengatasi kesenjangan tersebut. Perbandingan ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode gap analysis, SWOT analysis, atau kombinasi dari keduanya.

Referensi

https://www.antaranews.com/berita/3350775/kasn-sebut-intervensi-politik-jadi-tantangan-penerapan-sistem-merit
https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/177995/perka-bkn-no-10-tahun-2021
https://kms.krx-bkn.my.id/ensiklopedia:penyusunan_dan_penetapan_kebutuhan_pns
https://www.medcom.id/nasional/politik/GNlQpQXb-kasn-sebut-intervensi-politik-jadi-tantangan-penerapan-sistem-merit

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *